Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengharapkan kepada para pendukung dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden betul-betul menjaga jalannya kampanye Pemilihan Presiden dengan baik.
"Kita berharap dengan demikian kondisi selama kampanye bisa tenteram dan tertib jauh dari isu-isu yang tidak mendasar apalagi sampai ada fitnah," kata Husni usai menetapkan nomor urut pasangan capres dan cawapres di kantor KPU, Minggu (1/6/2014).
Dalam kampanye nanti, Husni mengharapkan tim sukses para kontestan Pemilu Presiden dapat memberikan informasi secara tepat dan obyektif kepada masyarakat.
"Jadi semua mengutamakan mengolaborasi kelebihannya masing-masing," kata Husni.
Husni juga mengatakan masing-masing peserta pemilu telah diberi ruang dan waktu untuk menyelenggarakan kampanye.
"Kedua pasangan calon diberi fasilitas, baik jadwal maupun tempat yang dipilih oleh mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang efektif menyampaikan pesan kepada masyarakat," katanya.
Pemilu Presiden 2014 diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Kandidat nomor urut satu adalah Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Sedangkan kandidat nomor urut dua adalah Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang