Suara.com - Terkait ambruknya rumah toko (ruko) di di Jalan Ahmad Yani Samarinda dan menewaskan lima orang dengan puluhan lainnya luka-luka, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengaku memerintahkan jajarannya untuk menyegel ruko lainnnya di depan ruko yang ambruk.
"Saya sudah perintahkan agar ruko lainnya disegel sampai dilakukan penelitian lebih lanjut, apabila ruko yang baru dibangun itu kualitasnya sama dengan yang ambruk itu, maka harus dibongkar," ujarnya di Samarinda, Rabu (4/6/2014).
Menurutnya, dari penelitian sementara, material ruko tiga lantai yang belum selesai dibangunan dan ambruk itu, tidak sesuai dengan standar kualifikasi.
Syaharie menambahkan, besi tulangan yang seharusnya sebesar ibu jari orang dewasa, tetapi yang terpasang hanya sebesar jari kelingking.
Bahan atau material seperti itu hanya salah satu contoh yang terlihat saja, lanjut Syaharie, sedangkan kepastian campuran semen dengan pasir atau adanya kemungkinan material lain yang tidak sesuai standar, maka harus dilakukan penelitian oleh tim lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?
-
Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR