Suara.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Ahmad Mubarok, mengatakan bahwa Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan mendeklarasikan secara terbuka, terkait dukungan yang akan diberikan PD kepada pasangan nomor urut 1 di Pilpres 9 Juli 2014 mendatang.
"Pak SBY tidak akan mendeklarasikan, karena beliau menjaga (posisi sebagai) incumbent," kata Ahmad Mubarok, saat konferensi pers di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (8/6/2014).
Mubarok pun mengatakan, Ketum PD itu memang hanya senyum-senyum saja kepada capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung Koalisi Merah Putih. Namun itu menurutnya sudah cukup memberi sinyal.
"Karena beliau senyum-senyum (terkait Prabowo-Hatta), saya sudah cukup," ujarnya.
Lebih jauh, menurut Mubarok pula, PD akan memberi kejutan di Pilpres 9 Juli mendatang. Dia pun mengibaratkan hal itu seperti bola yang hendak masuk ke dalam gawang.
"Tapi kira-kira, Partai Demokrat nanti baru mendeklarasikan ketika bola sudah mendekati gawang," paparnya. "Jokowi stabil, Prabowo naik (setelah PD memberi kejutan mendekati Pilpres)," sambungnya pula.
Tag
Berita Terkait
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli