Suara.com - San Antonio Spurs meraih kemenangan 111-92 atas tuan rumah Miami Heat dalam gim ketiga final NBA 2014, Selasa (10/6/2014) waktu setempat atau Rabu pagi WIB. Kemenangan itu membuat Spurs untuk sementara unggul 2-1 atas sang juara bertahan.
Para pemain Spurs tampil nyaris sempurna sejak kuarter pertama dan sempat unggul jauh hingga 25 angka. Miami yang dipimpin bintangnya LeBron James sempa berupaya bangkit di kuarter ketiga. Upaya itu nyaris berhasil dan Spurs hanya unggul tipis 81-74.
Namun, para pemain Spurs kembali mendapatkan kepercayaan diri dan berhasil menpertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Spurs juga mematahkan rekor Miami yang tidak pernah kalah dalam 8 pertandingan di kandang sendiri.
Kahwi Leonard yang rata-rata hanya mencetak 9 angka dalam dua gilm terakhir melawan Heat tampil sebagai bintang lapangan. Leonard mencetak 29 angka untuk Spurs yang merupakan torehan tertinggi di sepanjang karirnya. Tony Parker dan Danny Green menambah 15 angka.
Di kubu Miami, James dan Dwyane Wade mencetak 22 angka. Namun, dua pemain bintang Miami itu tidak bisa tampil lepas di sepanjang pertandingan.
“Mereka bermain dengan cara yang berbeda dari biasanya,” kata pelatih Heat, Erik Spoelstra yang terlihat frustrasi usai pertandingan.
Di sepanjang pertandingan, persentase lemparan Spurs yang masuk mencapai 75,8 persen yang merupakan catatan tertinggi di final NBA pada babak pertama. Gim keempat kembali akan digelar di kandang Heat, Kamis (12/6/2014) malam atau Jumat pagi WIB. Klub pertama yang meraih empat kemenangan akan keluar sebagai juara.(Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China