News /
Jum'at, 06 Juni 2014 | 14:34 WIB
Tony Parker (kiri) dan Tim Duncan (kanan) merayakan kemenangan San Antonio Spurs atas Heat di gim pertama final NBA 2014. (Reuters/Mike Stone)

Suara.com - Panasnya final NBA 2014 sudah langsung terjadi di gim pertama antara tuan rumah San Antonio Spurs melawan tamunya yang juga juara bertahan yaitu Miami Heat. Pendingin ruangan yang mati sempat membuat para penonton dan juga pemain kepanasan.

Namun, para pendukung Spurs sepertinya tidak terlalu terpengaruh dengan udara panas di dalam stadion. Sebagai warga Texas yang dikenal dengan udara panas, mereka sudah terbiasa. Panasnya udara di dalam stadion sepertinya tidak bisa diatasi oleh para pemain Heat di lapangan.

LeBron James dan kawan-kawan dipaksa takluk 95-110 dari San Antonio Spurs. Tim Duncan menjadi pencetak angka terbanyak bagi Spurs dengan koleksi 21 angka dan 10 rebounds.

Partai antara Spurs melawan Heat merupakan final ulangan tahun lalu sekaligus partai rematch kedua di NBA sejak 1998. Ketika itu, Chicago Bulls bertemu dengan Utah Jazz dalam dua final beruntun yang semuanya dimenangkan oleh Bulls yang dipimpin Michael Jordan dkk.

“Saya bangga dengan tim ini. Kami tetap percaya, terus menekan dan kami tahun itu tidak akan mudah, “ kata Tony Parker yang menambahkan 19 angka bagi Spurs.

Di kubu Heat, James menjadi pencetak angka terbanyak dengan 25 poin dan hanya tampil selama 33 menit. Gim kedua kembali akan digelar di stadion AT&T, kandang Spurs pada hari Minggu nanti. (AP)

Load More