Suara.com - Di acara Seminar Nasional Bidang Kelautan dalam rangka peluncuran Hari Nusantara 2014 yang bertempat di gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, calon presiden Joko Widodo memperkenalkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai salah salah satu pendiri Dewan Kelautan Indonesia.
"Ibu Megawati, pendiri Dewan Kelautan," kata Jokowi di tengah pemaparan visi misi bidang kelautan, hari ini.
Menanggapi hal itu, dalam pidato, Megawati merendah dan mengatakan hanya mengantarkan Jokowi untuk kampanye di Kota Bandung.
"Hari ini saya mengantar pak Jokowi sebagai capres dari partai kami," kata Megawati.
Di tengah pidato, Megawati mengritik kondisi pendapatan Indonesia dari sektor laut selama 10 tahun terakhir. Menurut dia, pendapatan negara semakin menurun atau jauh dari harapan masyarakat.
"10 tahun belakangan ini kelautan kita turun, dan nasib nelayan kita masih sama. Ini sebenarnya jauh dari harapan saya ketika mendeklarasi Hari Nusantara 2001 lalu," ujar Megawati.
Bila kelak terpilih menjadi presiden, Jokowi berkomitmen untuk memperbaiki kelautan Indonesia agar pendapat nelayan dan pendapatan negara meningkat. Ia berkomitmen untuk memperbaiki sarana dan prasarana laut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan
-
Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut
-
Omzet Miliaran! Bareskrim Bongkar Jaringan Gas N2O Whip Pink di 12 Kota