Suara.com - Di acara Seminar Nasional Bidang Kelautan dalam rangka peluncuran Hari Nusantara 2014 yang bertempat di gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, calon presiden Joko Widodo menyinggung permasalahan yang dihadapi industri pengelolaan ikan di Indonesia.
Salah satu problematika yang sampai sekarang belum kelar, menurut Jokowi, ialah sarana transportasi laut.
Menurut Jokowi, solusi yang mendesak untuk menyelesaikan masalah itu adalah meningkatkan alat-alat transportasi kelautan.
Jokowi menyebutnya sebagai pembangunan tol laut. Tapi yang dimaksud Jokowi bukanlah jalan beton di atas laut.
"Tol laut adalah kapal besar yang mondar mandir dari ujung Indonesia ke ujung yang lain," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan percuma bila ingin memaksimalkan pengelolaan sumber daya kelautan, tanpa ada pembangunan tol laut.
"Solusinya membangun industri pengelolaan ikan di sumber-sumber ikan, misalnya di titik-titik Sumatera, di bawah Sumatera, di atas Maluku di atas Irian, di Nusa Tenggara, kemudian itu yang membangun," kata Jokowi.
Ide Jokowi untuk mengoptimalkan kekayaan kelautan Indonesia sudah sampaikan di berbagai kesempatan. Hal ini menjadi salah satu visi misi Jokowi - JK bila kelak terpilih di Pemilu Presiden yang akan diselenggarakan pada 9 Juli 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi