Suara.com - KH Aceng Furqon, pimpinan Pondok Pesantren Al Ijma di Kampung Cilemah, Desa Cinta Asih, Kecamatan Samarang, Garut, Jawa Barat, mengatakan baru mendapatkan kiriman Tabloid "Obor Rakyat" sebanyak 10 eksemplar.
“Saya tidak tahu kenapa saya dikirimi, kemarin sekitar jam 15.30 WIB datang orang desa yang menyerahkan "Obor Rakyat" ke pondok saya,” kata Kiai Aceng kepada suara.com, Jumat (20/6/2014).
Tabloid "Obor Rakyat" adalah tabloid yang dikelola oleh Setiyardi Budiono, mantan wartawan Majalah "Tempo" yang juga asisten staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Konten tabloid yang oleh Dewan Pers dinilai bukan produk jurnalistik ini diperkarakan tim sukses Joko Widodo – Jusuf Kalla karena isinya fitnah terhadap Jokowi. Kasus ini sedang ditangani Mabes Polri.
Kiai Aceng mengatakan tabloid yang diterimanya merupakan edisi kedua.
Kiai Aceng penasaran dan sempat membuka-buka tabloid tersebut. Tidak lama setelah ia menerima tabloid, ada perwakilan dari PKB yang datang ke pondok untuk urusan pendidikan.
Kesempatan itu digunakan Kyai Aceng untuk menyampaikan adanya pengiriman tabloid.
“Kebetulan saya lagi asyik-asyiknya baca, ada kunjungan PKB. Saya sampaikan ada tabloid,” katanya.
Tim pemenangan Jokowi-JK Garut langsung mengambil langkah cepat. Hari ini, Kiai Aceng diundang ke posko pemenangan di Garut. Di posko tersebut sudah berkumpul perwakilan dari partai-partai pendukung Jokowi-JK. Kiai Aceng pun dimintai keterangan mengenai tabloid yang sudah diterimanya.
“Saya ditanya mengenai kapan menerima tabloid, jam berapa, dan lain sebagainya,” kata Kiai Aceng.
Kepada tim pemenangan Jokowi-JK, Kiai Aceng mengatakan bahwa ia tidak pernah minta dikirimi tabloid, apalagi berlangganan.
Tabloid yang tiba-tiba muncul dan menyerang Jokowi menjelang pemilu presiden ini disebarkan secara masif ke sejumlah masjid dan pondok pesantren di Pulau Jawa.
Edisi pertama tabloid tersebut tanggal 5-11 Mei 2014. Pada terbitan pertama mengangkat judul utama “Capres Boneka.” Kemudian ada karikatur Jokowi tengah mencium tangan Megawati Soekarnoputri .
Kemudian pada edisi kedua mengangkat judul utama “1001 Topeng Jokowi.”
Para tokoh agama yang menerima kiriman tabloid lewat jasa pos, heran dengan isinya. Mereka tidak percaya begitu saja dengan pesan subyektif yang ditulis tabloid.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek Sore Ini
-
Menhan AS Ancam Penantang Washington: Akan Bayar Harga Mahal!
-
Pemkot Jakbar Setop Pembangunan Krematorium Kalideres Usai Gelombang Penolakan Warga
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Survei: 57 Persen Warga AS Dukung Palestina Merdeka
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius