Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejak Sabtu hingga Minggu (22/6) pagi, tinggi gelombang di Selat Sunda bagian selatan akan mencapai 1,5 hingga 3 meter.
Menurut petugas Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung, Rifki Arief, angin di selat yang menghubungkan Jawa dan Sumatera itu berembus dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5 sampai 10 knot, tinggi gelombang 0,75--1,5 meter, dan tinggi maksimum gelombang 1,5 sampai 3 meter.
Sementara, imbuh dia, kondisi cuaca di perairan Selat Sunda bagian utara (Merak--Bakauheni) berawan, arah angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5 sampai 10 knot, tinggi gelombang 0,5 sampai 0,75 meter dengan tinggi gelombang maksimum mencapai 1,5 meter.
Di perairan pantai barat Lampung angin berembus dari tenggara ke selatan dengan kecepatan 5 hingga 10 knot, tinggi gelombang 0,75 sampai 1,5 meter, dan tinggi gelombang maksimum mencapai 3 meter.
Adapun cuaca di perairan pantai timur Lampung, diperkirakan akan diwarnai dengan embusan angin dari timur ke tenggara dengan kecepatan 5 sampai 10 knot, cuaca berawan, tinggi gelombang 0,5 sampai 0,75 meter, sementara tinggi gelombang maksimum hanya 1,5 meter.
Prakiraan cuaca dan gelombang laut berlaku 24 jam, sejak 21 Juni 2014 pukul 07.00 WIB hingga 22 Juni 2014, pukul 07.00 WIB. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
Terkini
-
Telah Kantongi Hitungan Kerugian Negara, KPK Siap Hadapi Praperadilan Gus Yaqut
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Di Balik Rimbun Hutan Cawang: Jerat Asusila, Tembok Beton, dan Ruang Publik yang Sekarat
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang