Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar Agus Gumiwang menyatakan pemecatan dirinya dan dua kader lainnya oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie karena mendukung cawapres nomor urut dua Jusuf Kalla, dianggap tidak sesuai prosedur.
Tiga orang yang dipecat yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Bendahara DPP Golkar Nusron Wahid, serta Poempida Hidayatulloh, yang juga anggota DPR dari Partai Golkar, menggelar konferensi pers untuk menanggapi pemecatan di Senopati Suites Apartment, Jakarta, Selasa malam (24/6/2014).
"Ada yang perlu ditegakkan. Publik harus tahu pemecatan kami tidak sesuai dengan AD/ART dan prosedur," seru Agus.
Mereka juga memprotes kalau sebelumnya tidak pernah menerima surat peringatan terlebih dahulu dari DPP Golkar, meski mengaku sudah siap menerima akibat dari sikap yang berbeda dengan DPP Golkar yang mendukung capres nomor urut satu Prabowo.
“Bukan hanya konsekuensi, yang penting juga adalah proses. Kalau itu benar, kami tidak permasalahkan," paparnya.
Agus juga mengaku sudah menerima surat pemecatan yang dikirimkan oleh DPP.
“Surat itu sudah diterima dan resmi," jelas Agus yang mengaku sudah 27 tahun terlibat di Golkar.
Selain tiga kader Golkar di kepengurusan pusat, DPP juga menonaktifkan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh, yang juga Gubernur Sulawesi Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat