Suara.com - Seekor piton raksasa sepanjang 25 kaki dipukul mati oleh warga Desa Benito Juarez, di daerah terpencil Meksiko. Warga takut ular menyerang anak-anak, dan ternak mereka.
Warga, dengan bersenjatakan tongkat dan parang, berlari mengejar piton yang mencoba kabur ke dalam semak-semak.
Nahas, piton gagal kabur, hingga akhirnya dihabisi warga.
"Kami takut piton membunuh anak kami, domba dan sapi kami," warga lokal Nicandro Aguilar, seperti dikutip dari laman Dailymail, Senin (30/6/2014).
"Apalagi, sejumlah hewan juga hilang beberapa hari terakhir. Kami menduga hewan kami dimakan elang, tapi ini membuktikan kalau kami salah," lanjutnya.
Jadi kontroversi
Sementara itu, konservasionis setempat mengecam habis aksi warga Desa Benito Juarez yang membantai piton. Dia meminta warga setempat untuk bertanggung jawab, dan akan melaporkan aksi warga ke pihak berwenang.
Namun, warga desa tidak gentar. Mereka berdalih bahwa pembunuhan terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan diri.
"Ini adalah hak kami untuk melindungi ternak kami dari piton besar itu," kata Nicandro lagi.
Berita Terkait
-
Berjalan Menembus Waktu di Pusat Bersejarah Guadalajara
-
Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Gilberto Mora: Wonderkid Asal Meksiko
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Peta Persaingan Memanas! 7 Tim Sudah Lolos, 5 Negara Tersingkir di Piala Dunia 2026
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam
-
Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing
-
Jokowi Tiba di Jakarta, Bakal Hadiri HUT Bhayangkara Besok
-
Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit
-
'Surat Imbauan Ada, Area Sudah Steril', Kata Lurah Soal Galian Maut Manggarai
-
Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia
-
Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak