Suara.com - Seorang lelaki Pakistan diduga mencungkil mata mantan istrinya dan mematahkan kedua kakinya. Si lelaki tega melakukan itu sebagai upaya "memberi pelajaran kepada sang mantan istri yang disebutnya tidak bermoral".
Aksi kejam lelaki bernama Rashed Ahmad itu berawal saat Shama Bibi, si mantan istri, berkunjung ke rumahnya untuk menjenguk anak-anaknya. Mereka berdua memang sudah bercerai dan tidak lagi tinggal bersama. Empat anak tetap tinggal bersama Rashed, sementara anak tertua mereka ikut Shama.
Mereka bercerai setelah Shama mulai bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Pekerjaan itu terpaksa diambil Shama untuk membantu perekonomian keluarga yang terpuruk.
Ternyata, Rasheed tidak senang dengan keputusan Shama menjadi pembantu. Pasalnya, sang istri, saat itu tidak meminta izin terlebih dahulu dari dirinya. Rasheed juga menuding Shama bersikap buruk sebelum meminta cerai. Rasa tidak senang itu disimpan Rasheed sampai setelah keduanya bercerai. Lelaki itu baru melampiaskan kemarahannya kepada Shama saat si mantan istri berkunjung untuk menengok anak-anaknya.
Entah setan apa yang merasukinya, Rasheed mencungkil kedua bola mata Shama. Tak puas hanya dengan itu, Rasheed mematahkan kedua kaki Shama di lima titik. Usai melakukan semua kekejaman itu, Rasheed pun melarikan diri.
Shama yang terluka parah segera dilarikan ke sebuah rumah sakit. Hingga kini, kondisinya belum diketahui. Sementara Rasheed sudah ditangkap polisi dua jam setelah melakukan perbuatannya. Kepada polisi, Rasheed mengakui semua perbuatannya. Ia juga mengatakan "(dengan melakukan ini) Saya ingin mengirim pesan kepada semua perempuan yang kehilangan moralnya". (Independent)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan