Suara.com - Para santri yang tergabung dalam Aliansi Santri Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (3/7/2014).
Ketua Umum Laskar Aswaja, Adhi, mengatakan aksi hari ini dilakukan untuk mengecam pernyataan politisi PKS Fahri Hamzah. Statement Fahri di microblogging Twitter beberapa waktu yang lalu dinilai sangat melukai hati para santri.
Menurut Adhi, Fahri harus segera meminta maaf kepada santri dan ulama.
"Fahri Hamzah itu wakil rakyat dari partai yang katanya Islam, tapi kenapa tidak aspiratif terhadap kepentingan kita," kata Adhi.
Pernyataan Fahri yang dipersoalkan itu terjadi pada Kamis 27 Juni 2014. Isinya: Jokowi Janji 1 Muharram hari Santri. Demi dia terpilih, 360 hari akan dijanjikan ke semua orang. Sinting!"
Salah satu demonstran bernama Aldi (23) mengatakan datang dari Muara Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara. Ia ikut demonstrasi sebagai solidaritas sesama teman.
"Saya cuma ikut pesantren kilat di Al-Muhajirin, Muara Kapuk, saya diajak teman ke sini," kata Aldi.
Konsentrasi massa di depan kantor DPP PKS menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang yang mengarah ke Kampung Rambutan atau Pasar Minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing