Suara.com - Direktur Lembaga Survei POLCOMMN, Heri Budianto, mengatakan bahwa pemenang Pilpres 9 Juli 2014 adalah capres yang dapat menundukkan undecided voters.
Undecided voters berbeda dengan golongan putih (golput). Undecided voters merupakan orang yang belum memiliki pilihan sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pilihan mereka baru ditentukan saat di bilik suara.
Adapun golput merupakan kelompok orang yang sejak awal telah memutuskan untuk tidak memilih siapapun capres.
Saat ini, kata Heri, terdapat 9-10 persen pemilih yang termasuk ke dalam golput.
"Pasangan Capres yang mampu menundukkan undecided voters, dialah yang akan menjadi pemenangnya. Karena masih ada 9-10 persen pemilih yang belum menentukan pasangan Capres pilihannya," kata Heri dalam diskusi yang bertajuk 'Mengejar Survey Pilihan Rakyat' do Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(5/7/2014).
Dituturkan, untuk dapat meyakinkan undecided voters, capres harus bisa tampil memukau dalam debat. Sejauh ini, lanjutnya, dari debat capres-cawapres yang telah digelar, kasta pendukung dari kedua pasangan capres pun telah terbentuk.
Prabowo-Hatta memiliki basis pendukung kalangan atas, sebaliknya Jokowi-JK didukung masyarakat bawah.
Bila melihat hal ini, tambahnya, undecided voters lebih banyak berasal dari kalangan menengah ke atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar