Suara.com - Fungsionaris Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah yang sempat mendapat protes gara-gara kicauan melalui akun triwtternya di @Fahrihamzah yang menuliskan kata ‘sinting’ terhadap Jokowi, kini berubah menjadi lebih kalem.
Di hari pertama usai masa kampanye berakhir alias pada masa tenang, Fahri yang memasang tagar #1DoaUntukPrabowo, menulis: “Ya Allah, Bukalah Hati kami Untuk Mendengar Suara....Yang tak Terdengar Oleh Telinga.”
Pada bagian lain, Fahri memang masih berusaha mempengaruhi pengikutnya dengan mengutip gambar hasil survei dari sejumlah lembaga yang mengklaim elektabilitas Prabowo meningkat ketimbang Jokowi.
Kicauan ini sangat kontras dengan berbagai tulisan Fahri, yang memang pendukung berat pasangan Prabowo-Hatta, sebelum dan semasa kampanye berlangsung di akunnya itu
Fahri kerap membantah semua data yang disampaikan dalam kampanye Jokowi, dan beberapa kali menuding Jokowi kerap tak jujur. Puncaknya adalah kalimat ‘sinting’ yang berujung polemik dan ditanggapi dengan protes para santri di berbagai daerah.
Tapi kali ini, Fahri sedikit berubah. Satu kicauannya, meski tetap dengan nada kampanye, menuliskan pesan lebih kalem: “Ya Allah Beri kami Kesanggupan, Untuk saling Mencintai, Sesama Anak bangsa.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf