Suara.com - Amerika Serikat (AS) buka suara atas serangan militer Israel ke Kota Gaza, Palestina. Melalui Juru Bicara Gedung Putih, Josh Earnest, AS meminta militer Israel untuk tidak menyerang warga sipil Palestina dalam setiap serangannya. Apalagi, hingga ini, sudah ratusan nyawa warga Palestina melayang, dalam serangan mematikan yang diluncurkan Israel.
Itu adalah peringatan pertama yang diluncurkan AS terhadap Israel, yang sepekan belakangan melakukan invansi militer ke Gaza.
"Kami tidak ingin melihat jatuhnya korban jiwa dari pihak warga sipil," kata Earnest, seperti dikutip dari AFP, Selasa (15/7/2014).
"Kamit tetap menaruh perhatian terhadap korban jiwa sipil dan menyerukan kepada kedua pihak untuk mengurangi jatuhnya korban jiwa dari pihak sipil," lanjutnya.
Akan tetapi, dalam pernyataannya tersebut, AS tetap mendukung aksi invansi Israel ke Kota Gaza. Pemerintah Israel, menurut AS, mempunyai hak dan tanggung jawab untuk melindungi warganya dari serangan roket militan Palestina.
"Kami meminta tanggung jawab dari para pejuang Palestina yang terus melontarkan rudalnya ke wilayah Israel. Tindakan itu akan mengurangi penderitaan masyarakat sipil di Gaza," ujar Earnest.
"Kami berharap Hamas untuk berhenti meluncurkan roketnya yang mengakibatkan warga Israel dalam kondisi bahaya," tutupnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar