Suara.com - Keluarnya saksi dari calon pasangan nomor urut satu dari ruang rapat pleno rekapitulasi suara di tingkat nasional menurut anggota Bawaslu Nasrullah, merupakan hak prerogatif yang tidak boleh dihalangi siapa pun.
"Ini adalah hak prerogatif yang tidak boleh dihalangi siapapun. Ini bukanlah hal yang ilegal. Ini tetap legal," kata Nasrullah di sela-sela rekapitulasi suara di tingkat nasional di Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).
Namun menurut Nasrullah dengan adanya kejadian yang dilakukan saksi nomor urut satu mengakibatkan terganggunya proses legitimasi rekapitulasi suara di tingkat nasional.
"Tetapi legitimasinya terganggu, yang semula diharapkan proses ini bisa berjalan dari awal. Dan hingga detik terakhir, melakukan walk out. Saya sedikit menyayangkan kenapa langkah ini yang diambil," kata Nasrullah.
Nasrullah menyatakan walk out saksi dari kubu Prabowo-Hatta tidak akan mengganggu aspek legalitas.
"Ada saksi atau tidak ada saksi, itu tidak mengganggu aspek legalitas, karena undang-undang yang mereka buat sendiri, para parlemen yang notabene representasi parpol yang bersangkutan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer