Suara.com - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) banjir ucapan selamat setelah ditetapkan terpilih sebagai presiden terpilih dalam pemilu presiden (pilpres) 2014. Salah satu pemimpin dunia yang mengucapkan selamat kepada Jokowi adalah Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Gubernur DKI Jakarta ini juga sudah mendapat ucapan selamat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Boediono, Perdana Menteri Singapura dan Perdana Menteri Australia Tonny Abbott.
"Kepala negara sudah telepon ke saya. Pak SBY setelah itu Pak Wapres Boediono, pagi tadi Perdana Menteri Singapura, terus Perdana Menteri Australia, Presiden Obama juga sudah telepon jam 11 tadi," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (23/7/2014).
Dengan komunikasi seperti ini, Jokowi berharap bisa memperkuat hubungan bilateral, sekaligus mempererat kerja sama antar-negara.
"Kita ingin memperkuat lagi hubungan Indonesia dan mereka. Hubungan dan kerjasama," tambahnya.
KPU telah mengesahkan penghitungan suara nasional pilpres 2014. Dari data 33 provinsi, pasangan Jokowi-JK meraih 53,15 persen suara. Sedangkan Prabowo-Hatta mengumpulkan 46,85 persen suara. Dengan terpilihnya Jokowi sebagai presiden, otomatis Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok naik menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara