Suara.com - Seorang lelaki di Alabama, Amerika Serikat meradang saat mengetahui dirinya tak lagi memiliki penis usai sebuah operasi sunat. Lelaki itu menuduh para dokter bedah mengamputasi penisnya tanpa seizinnya.
Lelaki itu mengatakan, dirinya hanya mengikuti operasi sunat biasa. Namun, betapa terkejutnya dia saat sadar dan tidak lagi menemukan organ vitalnya itu.
Si lelaki dan istrinya pun kini menuntut dua dokter yang mengoperasinya sekaligus rumah sakitnya, yakni Pusat Medis Princeton Baptist.
Sebagian tuntutannya berbunyi: "Saat penggugat... terbangun dari prosedur yang disebut di atas, penisnya sudah diamputasi. Penggugat mengklaim, sebelum prosedur itu dilakukan pada bulan Juni, mereka "tidak pernah memberikan persetujuan untuk mengamputasi penis secara sebagian maupun keseluruhan".
Si lelaki juga mengaku bahwa dirinya tidak pernah diberikan penjelasan medis soal alasan dokter mengamputasi penisnya. Tidak pula ia diberitahu apakah prosedur sunat bisa berakibat pada amputasi.
Sebagai akibatnya, lelaki itu mengaku merasakan sakit yang sebenarnya tidak perlu dialami. Ia juga terpaksa tinggal lebih lama di rumah sakit untuk pemulihan. Sang istri pun mengaku dirugikan secara finansial karena cedera yang dialami suaminya. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo