Suara.com - Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa berencana akan datang langsung ke Mahkamah Konstitusi (MK) sekitar pukul 18.30 WIB, untuk mengajukan permohan gugatan langsung hasil Pilpres 2014.
"Prabowo sekitar jam setengah tujuh tiba disini," ujar Juru Bicara Tim Advokasi Capres-cawapres koalisi merah putih, Habiburokhman di MK, Jakarta, Jumat (25/7/2014).
Rencananya kedua kandidat itu akan ditemani seluruh pimpinan partai pendukung ke MK.
"Datang bersama pimpinan parpol dan sebagainya, seperti Aburizal Bakrie dan sebagainya," tuturnya.
Prabowo akan berjalan dari Patung Kuda dekat bunderan Monas ke gedung MK sekaligus menyapa para pendukungnya yang telah mengawal gugatan ke MK.
"Maunya kita sih seperti itu, kasihan temn-teman relawan nunggu di luar, karena begitu banyak disini (simpatisan Prabowo-Hatta), kan sambil berjalan, datang ke daerah kesini," kata Habiburokhman menambahkan.
Dia menjelaskan, bukti yang diajukan oleh timnya dengan diangkut 15 mobil sedang dalam perjalanan menuju ke MK sambil dikawal para pendukung Prabowo-Hatta.
"Kalau dokumen ngga lama lagi akan diberangkatkan dari DPP PKS, nanti tiba di sini akan dikawal oleh relawan satgas," tambahnya lagi.
Prabowo menggugat hasil Pilpres karena menuding ada rekayasa dan kecurangan sistematis yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf