- Israel menyatakan kekhawatiran bahwa perbaikan hubungan diplomatik Amerika Serikat dan Iran akan memperkuat posisi kelompok Hizbullah di Lebanon.
- Duta Besar Yechiel Leiter mengkritik pembentukan unit dekonfliksi AS yang dinilai membatasi ruang gerak militer Israel melawan Hizbullah.
- Israel menegaskan akan tetap mengambil tindakan sepihak demi menjaga keamanan nasional jika ancaman Hizbullah terus berkembang di kawasan.
Suara.com - Israel menyampaikan kekhawatiran atas perkembangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang belakangan menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Menurut pihak Israel, langkah yang bertujuan meredakan ketegangan di Timur Tengah tersebut berpotensi memberikan keuntungan bagi Hizbullah di Lebanon.
Sikap tersebut mengemuka dalam putaran kelima pembahasan mengenai situasi Lebanon yang berlangsung di Washington.
Israel menilai sejumlah poin dalam kesepahaman antara Washington dan Teheran dapat memengaruhi dinamika keamanan kawasan.
Israel khawatir perkembangan hubungan AS dan Iran dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi Hizbullah untuk memperkuat posisinya di Lebanon.
Duta Besar Israel Soroti Dampak Kesepakatan AS-Iran
Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, secara terbuka menyampaikan kritik terhadap arah pembicaraan terbaru tersebut.
"Kami semua mendukung visi Presiden Trump untuk memastikan bahwa Iran tidak lagi memiliki kemampuan nuklir, rudal balistik, atau kemampuan untuk menyalurkan dana kepada proksinya guna mengancam tetangganya dan mempertahankan hegemoni regional," ujar Leiter dikutip dari Times of Israel.
Namun, Presiden AS Donald Trump disebut tidak mendukung larangan penuh terhadap kepemilikan rudal balistik oleh Iran.
Baca Juga: Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
Trump berpendapat bahwa Iran memiliki hak untuk mempertahankan kemampuan tersebut selama negara-negara lain di kawasan juga memilikinya.
Israel juga menyoroti keputusan AS membentuk unit dekonfliksi baru dalam rangkaian negosiasi terkait Lebanon. Unit tersebut bertujuan mengurangi risiko eskalasi konflik di kawasan.
Kekhawatiran terhadap Hizbullah
Menurut Israel, mekanisme baru tersebut dapat membatasi ruang gerak militernya dalam menghadapi ancaman yang mereka kaitkan dengan Hizbullah.
Menanggapi langkah tersebut, Leiter kembali menyampaikan keberatannya.
"Saya khawatir konsep 'dekonfliksi' ini salah tempat," kata Leiter.
Berita Terkait
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali