Suara.com - Dua tentara Tunisia tewas pada Sabtu (26/7/2014) ketika militan Islam menyerang pos pemeriksaan di daerah terpencil, Kef, wilayah dekat perbatasan Aljazair.
"Dua tentara tewas dalam konfrontasi antara patroli militer dan kelompok teroris di Sakiet, Kota Youusef, di Kef," kata juru bicara militer Lamjed Hammami.
Menurut pihak berwenang, serangan itu merupakan serangan kedua ke pos pemeriksaan dalam dua pekan terakhir.
Sejak awal bulan ini, berarti sudah 15 tentara Tunisia yang tewas. Ini tercatat sebagai serangan paling mematikan terhadap pasukan tentara yang dilakukan militan.
Seperti diketahui, sejak April, ribuan tentara Tunisia telah dikerahkan ke wilayah yang berbatasan dengan Chaambi itu, dalam operasi untuk mengusir gerilyawan Al Qaeda. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Pemain Liga Tunisia Tumbang Usai Jalani Laga Siang Hari saat Ramadan
-
Patrick Kluivert Gagal Dapat Kerjaan Baru, Tunisia Jatuhkan Pilihan kepada Sabri Lamouchi
-
Duit Miliaran Rupiah Raib, Federasi Sepak Bola Tunisia Batal Tunjuk Patrick Kluivert
-
Ditolak Tunisia, Patrick Kluivert Tak Laku Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
-
Tak Mau Seperti Timnas Indonesia, Exco Federasi Tunisia Tolak Patrick Kluivert
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi