Suara.com - Pee Cheng Hai ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamarnya di Jalan Ghim Moh, Singapura. Hasil periksa medis menyebut lelaki 74 tahun itu sudah meninggal dunia sejak lima hari lalu. Anehnya, istri dan anaknya mengaku tak tahu menahu.
Menurut keterangan sang istri, Selasa (22/7/2014) Cheng Hai masuk ke kamarnya. Hingga Minggu (27/7/2014) dia tidak bergerak dan keluar dari kamar tersebut.
Kamis (24/7/2014), bau busuk menyegat terendus dari dalam kamar Cheng Hai. Bau ini menjalar ke seluruh rumah berlantai tiga dan tercium oleh tetangga. Anehnya, Ah Hong dan dua anaknya mengaku tak mengendus apapun dan melakukan aktifitas seperti biasa.
Ah Hong baru melapor ke pos polisi terdekat Minggu pagi. Petugas tiba di lokasi kejadian dan mendapati tubuh Cheng Hai sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Di sertifikat kematian, paramedis memastikan si pensiunan meninggal dunia akibat serangan jantung.
Namun, polisi berasumsi lain. Kematian Cheng Hai dianggap tak wajar. Pasalnya, tak seorang pun anggota keluarga yang tahu dia sudah meninggal dunia meski tetangga curiga karena mengendus bangkai dari dalam rumah mereka.
"Kami terlalu lelah melakukan hal lain setelah sibuk bekerja. Saat melihat dia (Cheng Hai) berbaring di kamarnya, kami tidak berpikir apa-apa," kelit Ah Hong. (Asiaone)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!