Suara.com - Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla (JK) mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri melalui akun Twitter mereka masing-masing.
"Di penghujung Ramadan, satu kesempatan mengucapan keikhlasan dan ketulusan adalah kata maaf dan memaafkan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H Taqabalallahu Minna Wa Minkum, Mohon Maaf Lahir dan Batin," ungkap Jokowi di laman Twitternya.
"Kami sekeluarga menghaturkan: SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1435 H. Mohon maaf lahir dan bathin," kicau JK lewat akun Twitternya, @Pak_JK.
Sementara itu, Prabowo Subianto, pesaing mereka dalam pertarungan Pilpres, memilih mengucapkan selamat Idul Fitri melalui video Youtube.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Semoga Saudara-Saudara sekeluarga berbahagia pada hari raya ini. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," kata Prabowo lewat video yang diunggah pada tanggal 27 Juli 2014 oleh akun Youtube Prabowo Subianto Djojohadikusumo.
Berbeda dengan bekas calon wakilnya, Hatta Rajasa memilih menggunakan media Twitter untuk mengucapkan Idul Fitri.
"Kepada seluruh saudaraku muslim ijinkan saya mengucapkan Taqabalallahu Minna Waminkum, Selamat Idul Fitri 1435 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin," ungkap Hatta lewat akun Twitternya @hattarajasa.
Jokowi telah dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2014 berdasarkan hasil penghitungan rekapitulasi hasil pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, Prabowo Subianto belum menerima kemenangan itu dan mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke MK pada hari Jumat, 25 Juli 2014 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT