Suara.com - Hari kedua Lebaran arus kendaraan di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar, menuju Garut padat hingga Selasa pukul 10.00 WIB, kata Kasatlantas Polres Bandung AKP Eko Munarianto.
Ia mengatakan kepadatan arus kendaraan terjadi hanya di kawasan Nagreg. Sementara situasi lalu lintas kawasan Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka ramai lancar.
"Rancekek-Cicalengka lancar tidak ada kendala. Kurang lebih sampai Nagreg ada antrean merayap," kata Eko di Nagreg.
Ia menuturkan, kepadatan di Nagreg disebabkan meningkatnya volume kendaraan warga yang hendak mudik maupun berkunjung ke beberapa tempat wisata di Garut.
Selain itu, lanjut dia, kepadatan kendaraan di jalur selatan Jabar karena adanya aktivitas masyarakat di pasar Leles dan Limbangan wilayah Polres Garut.
"Memang yang ke arah Kadungora dan arah Limbangan sama-sama padat," katanya.
Kepadatan kendaraan sudah terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan diperkirakan kepadatan diprediksi hingga menjelang sore. Mengatasi situasi lalu lintas tersebut, lanjut Eko, sejumlah personelnya dikerahkan di jalan raya untuk mengurai kepadatan dengan memberlakukan rekayasa jalur jalan.
"Personel kami melaksanakan sistem-sistem rekayasa jalur agar arus lalu lintas lancar," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Dompet Menipis Usai Lebaran? Sequis Life Dorong Reset Keuangan dan Kesehatan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK