Suara.com - Sebanyak 1.584 kecelakaan terjadi selama arus mudik, tepatnya pada periode H-6 hingga H+2 Lebaran. Dari jumlah tersebut, sebanyak 352 orang meninggal dunia, 541 luka berat, dan 2.010 lainnya luka ringan.
Itu adalah jumlah kecelakaan yang terjadi di seluruh jalur, yakni darat, laut dan udara.
Meski demikian, jumlah tersebut belumlah seberapa dibandingkan tahun lalu. Pada 2013, angka kecelakaan di periode yang sama terhitung lebih besar, yakni mencapai 1.832 kejadian.
"Tahun lalu jumlah korbannya mencapai 1.832 orang. Sebanyak 384 orang meninggal dunia, 616 luka berat, dan 2.300 orang mengalami luka ringan," kata Ketua Harian Posko Mudik Kemenhub, Bambang Tjahjono kepada suara.com, Rabu (30/7/2014).
"Sama seperti tahun lalu, saat ini, pemudik kendaraan bermotor menyumbang angka paling banyak dalam jumlah kecelakaan," ujarnya.
Menurut Bambang, menurunnya tingkat kecelakaan tahun ini disebabkan banyaknya pemudik yang memilih mengikuti program mudik gratis ketimbang pulang kampung memakai kendaraan pribadi.
"Penurunan tingkat kecelakaan karena para pemudik banyak yang tidak menggunakan kendaraan bermotor saat mudik," tutupnya.
Berita Terkait
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan