Suara.com - Padatnya masyarakat dan dimpatisan yang memenuhi acara halal bi halal yang digelar Tim Koalisi Merah Putih di Rumah Polonia, Jakarta Timur, menyebabkan seorang warga pingsan.
Salah seorang warga yang berada di tempat itu rumah mengeluhkan, tertundanya waktu pelaksanaan acara juga menjadi penyebab pingsannya warga itu.
"Ada yang pingsan nih ada yang pingsan, lama si acara mulainya," teriak salah seorang warga.
Seorang warga yang pingsan itu kemudian diangkat dari tenda pengunjung dan dibawa masuk ke dalam dalam Rumah Polonia.
Pantauan suara.com warga yang pingsan adalah seorang ibu yang mengenakan kerudungan berwarna hijau. Ia nampak digotong beberapa orang masuk ke dalam rumah pemenangan Prabowo-Hatta itu.
Acara halal bi halal sedianya dijadwalkan akan dimulai pukul 12.00 WIB,namun hingga pukul 14.40 WIB belum juga dimulai.
Halal Bihalal Prabowo Hatta juga dihadiri oleh sejumlah petinggi koalisi merah putih seperti, Ahmad Yani, Mahfud MD, Fadly Zon, Max Sopacua, Ahmad Dani, Rhoma Irama, Amien Rais, Titiek Soeharto, dan sejumlah petinggi koalisi lainya.
Berita Terkait
-
Halal Bi Halal Prabowo-Hatta, Masyarakat Antusias Meski Hujan
-
Max Sopacua: Demokrat Masih Solid di Koalisi Merah Putih
-
Pengacara Prabowo: Jokowi Jangan Mimpi Bikin Kabinet Bayangan
-
Pengacara Prabowo Lapor DKPP Soal Surat Edaran KPU Buka Kotak Suara
-
Kubu Prabowo Sesalkan Polisi Belum Tindaklanjuti Kasus di Cilincing
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan