Suara.com - Satu dari dua beringin kembar yang berdiri di Alun-alun selatan Yogyakarta terbakar hebat pada hari Minggu (3/8/2014).
Petugas Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Sugi, mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Si jago merah melalap pohon beringin yang berada di sebelah timur.
"Api sempat membumbung tinggi. Kami mengirim dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi dan pemadaman berlangsung selama satu jam," kata Sugi saat dihubungi Suara.com, Senin (4/8/2014) dini hari.
Sugi mengatakan, belum dapat dipastikan apa pemicu api. Dugaan sementara, api muncul dari puntung rokok, petasan, atau sampah yang dibakar di sekitar pohon besar tersebut.
"Sementara kami belum bisa menyimpulkan. Kemungkinan akibat puntung, mercon, atau sampah yang dibakar orang. Jadi api itu merambat dan membakar daun-daun kering di bawah pohon lalu merambat ke atas," lanjut Sugi.
Dalam melakukan pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dibantu oleh warga sekitar yang menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api.
"Saat kebakaran terjadi, warga di sekitar, termasuk pedagang membantu dengan ember untuk mengambil air untuk membantu memadamkan api," pungkas Sugi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme