Suara.com - Seorang perempuan di Heshan, Cina, ditangkap atas dugaan memutilasi payudara seorang perempuan lain. Sebelum memutilasi payudara korban, pelaku memukul korban hingga tak sadarkan diri.
Peristiwa mengerikan itu berawal saat korban, Xiao Lin, (27), sedang santai menonton televisi di rumah. Tiba-tiba, ada yang mengetuk pintu, dan Xiao Lin mengatakan pada suaminya, Xiao Luo, (28), bahwa dia yang akan membuka pintu.
Saat membuka pintu, tiba-tiba orang di luar menendang pintu tersebut. Daun pintu menghantam kepala Xiao Lin dengan keras. Perempuan itu pun jatuh terjerembab.
Lalu, kepalanya ditutupi dengan kantong, ditelanjangi, lalu diikat tangannya. Si penyerang lalu dengan kejam memotong kedua payudara si perempuan dengan sebuah gunting.
Awalnya, si perempuan itu menyangka si penyerang adalah pelaku pelecehan seks. Tapi betapa terkejutnya ia saat penutup kepala dibuka dan melihat si penyerang. Ternyata, dia adalah Meng Tsao, seorang perempuan yang pernah menjadi teman kerjanya di sebuah pabrik setempat.
Menurut pengakuannya kepada polisi, Meng si penyerang mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena korban telah merebut suaminya, Meng Pan. Namun, ketika ditanyai pihak berwajib, Meng Pan, suami si penyerang, mengaku tidak berselingkuh dengan korban. Ia mengaku menyukai korban, tetapi korban menolak cintanya.
Ia pernah mengatakan kepada istrinya bahwa Xiao Lin, si korban, menarik hatinya. Maka, ketika si suami meminta cerai, maka si istri pun mencurigai suaminya sudah berselingkuh dengan korban. Si istri lalu memutuskan melakukan balas dendam.
Kini Meng Tsao si penyerang sudah ditangkap. Sementara itu, Xiao Lin si korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Malang, tim medis mengatakan, tidak mungkin menyambung kembali payudara Xiao Lin yang sudah terpotong. (Mirror)
Tag
Berita Terkait
-
Anak Mutilasi Ibu karena Kecanduan Judi Online, Polisi Gerak Cepat Bekuk Pelaku
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
7 Fakta Mengerikan Mutilasi Karyawan Ayam Geprek di Bekasi: Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor
-
Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April