- Dua rekan kerja membunuh AH di kios ayam geprek Bekasi pada Maret 2026 karena korban menolak diajak merampok.
- Jasad korban ditemukan pemilik kios dalam mesin pendingin, sementara potongan tubuh lainnya ditemukan tersebar di kawasan Bogor.
- Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pembunuhan dan satu penadah barang curian menggunakan metode scientific crime investigation.
Suara.com - Kasus penemuan mayat termutilasi di dalam mesin pendingin di kios ayam geprek kawasan Serang Baru, Bekasi, akhirnya menemui titik terang setelah pihak kepolisian mengungkap motif di balik aksi tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan Polda Metro Jaya, korban berinisial AH dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri karena menolak terlibat dalam rencana perampokan terhadap majikan mereka.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kombes Pol Iman Imanuddin.
“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yakni korban, diajak untuk melakukan kejahatan, tetapi menolak, sehingga dua orang pelaku membunuh korban tersebut,” ujar Iman, dikutip dari Antara, Rabu (1/4/2026).
Peristiwa tragis yang terungkap pasca-libur mudik ini menyita perhatian publik karena kondisi jenazah yang mengenaskan. Berikut tujuh faktanya:
1. Ditemukan Pemilik Kios Sepulang Mudik
Peristiwa ini terungkap pada Sabtu (28/3/2026) pagi saat pemilik kios berinisial AL kembali dari mudik ke Cilacap, Jawa Tengah.
Ia mencium bau busuk menyengat dari freezer yang terkunci. Saat dibuka, ditemukan jasad Abdul Hamid (39) dalam kondisi tidak utuh, tertumpuk bersama daging ayam beku.
Pelaku diketahui membungkus tubuh korban dengan kain dan plastik sebelum dimasukkan ke dalam freezer.
2. Korban Dikenal Sosok Baik
Korban AH dikenal sebagai pribadi santun dan mudah bergaul. Selain bekerja di kios ayam geprek, ia juga berprofesi sebagai satpam di area ruko setempat.
Warga sekitar mengenalnya sebagai sosok yang ramah dan memiliki jiwa sosial tinggi.
3. Pelaku Rekan Kerja Sendiri
Polisi menangkap dua pelaku, yakni S (27) dan DS (24), yang merupakan rekan kerja korban sebagai pelayan dan juru masak.
Keduanya ditangkap di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Baca Juga: Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook
4. Motif: Sakit Hati dan Rencana Pencurian
Pembunuhan dipicu karena korban menolak diajak mencuri harta majikan.
Awalnya pelaku berencana mencuri mobil, namun beralih ke sepeda motor. Penolakan korban memicu kemarahan hingga pelaku nekat menghabisi nyawanya.
5. Potongan Tubuh Dibuang di Bogor
Saat ditemukan, tubuh korban sudah tidak utuh, dengan tangan dan kaki terpisah.
Polisi kemudian menemukan potongan tubuh tersebut di kawasan kebun bambu dan tumpukan sampah di Kecamatan Cariu dan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
6. Ada Tersangka Penadah
Polisi juga menangkap satu tersangka tambahan berinisial A yang diduga sebagai penadah barang curian, termasuk sepeda motor milik korban.
Total tersangka dalam kasus ini menjadi tiga orang.
7. Diusut dengan Scientific Crime Investigation
Polda Metro Jaya menegaskan penyidikan dilakukan secara profesional dengan metode scientific crime investigation.
Pendekatan ini memastikan setiap proses berbasis bukti yang sah, kuat, dan objektif secara hukum.
Reporter: Tsabita Aulia.
Berita Terkait
-
Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook
-
Menjerit Kesakitan: Warga Tambun Disiram Air Keras Sepulang dari Masjid, Aksi Pelaku Terekam CCTV!
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari
-
Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping
-
HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI
-
Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan
-
Dukung Suasana Kegiatan Resmi, Pemprov Sulsel Jelaskan Alokasi Anggaran Sewa Tanaman Hidup
-
Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI
-
Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat
-
Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial