- Pelaku tega membunuh dan memutilasi ibu kandungnya karena emosi tidak diberi uang untuk modal judi online.
- Pihak Polres Lahat berhasil menangkap pelaku (AF) dalam waktu kurang dari 12 jam setelah jasad ditemukan.
- Kasus ini menjadi pengingat nyata akan bahaya kecanduan judi slot yang dapat memicu tindakan kriminal sadis dalam keluarga.
Suara.com - Seorang pria berinisial AF tega menghabisi nyawa hingga memutilasi ibu kandungnya sendiri, SA (63) di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Aksi keji ini dipicu lantaran pelaku emosi tidak diberikan uang oleh korban untuk bermain judi online.
Peristiwa tragis ini terungkap setelah jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kediamannya. Tak butuh waktu lama bagi pihak berwajib untuk mengidentifikasi pelaku.
Tim Satreskrim Polres Lahat berhasil membekuk pria tersebut dalam kurun waktu kurang dari 12 jam setelah penemuan jasad korban.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, melalui Kasat Reskrim AKP M Ridho Pradana, mengonfirmasi bahwa pelaku saat ini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
"Ya, sekarang masih di BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," ujar AKP M Ridho Pradana pada Rabu, 8 April 2026.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif utama pelaku melakukan tindakan sadis tersebut adalah masalah finansial yang berkaitan dengan kebiasaan buruknya.
AF yang merupakan anak kandung korban diketahui sangat kecanduan permainan judi slot atau judi online.
Dia nekat melakukan mutilasi karena sang ibu yang berstatus sebagai ibu rumah tangga tersebut menolak memberikan sejumlah uang yang diminta pelaku.
Baca Juga: Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank
Kasus ini menambah daftar panjang dampak destruktif dari judi online yang merambah hingga ke lingkup keluarga.
Pihak kepolisian bergerak cepat mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah petunjuk di lapangan guna memperkuat bukti-bukti atas tindakan pelaku.
Saat ini, AF telah berada di Mapolres Lahat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Atas aksi pembunuhan sadis ini, pelaku terancam hukuman berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Pihak kepolisian juga terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain di balik perilaku agresif pelaku tersebut.
Berita Terkait
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
Jakbar Darurat Judol, 89 Ribu Warga Setor Rp600 Miliar ke Bandar
-
Indonesia Darurat Judi Online: Siapa yang Sebenarnya Bertanggung Jawab?
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12