Entertainment / Gosip
Kamis, 09 April 2026 | 12:10 WIB
Ilustrasi Judi Online (pixabay/moritz320)
Baca 10 detik
  • Pelaku tega membunuh dan memutilasi ibu kandungnya karena emosi tidak diberi uang untuk modal judi online.
  • Pihak Polres Lahat berhasil menangkap pelaku (AF) dalam waktu kurang dari 12 jam setelah jasad ditemukan.
  • Kasus ini menjadi pengingat nyata akan bahaya kecanduan judi slot yang dapat memicu tindakan kriminal sadis dalam keluarga.

Suara.com - Seorang pria berinisial AF tega menghabisi nyawa hingga memutilasi ibu kandungnya sendiri, SA (63) di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Aksi keji ini dipicu lantaran pelaku emosi tidak diberikan uang oleh korban untuk bermain judi online.

Peristiwa tragis ini terungkap setelah jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kediamannya. Tak butuh waktu lama bagi pihak berwajib untuk mengidentifikasi pelaku.

Tim Satreskrim Polres Lahat berhasil membekuk pria tersebut dalam kurun waktu kurang dari 12 jam setelah penemuan jasad korban.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, melalui Kasat Reskrim AKP M Ridho Pradana, mengonfirmasi bahwa pelaku saat ini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.

"Ya, sekarang masih di BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," ujar AKP M Ridho Pradana pada Rabu, 8 April 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif utama pelaku melakukan tindakan sadis tersebut adalah masalah finansial yang berkaitan dengan kebiasaan buruknya.

AF yang merupakan anak kandung korban diketahui sangat kecanduan permainan judi slot atau judi online.

Dia nekat melakukan mutilasi karena sang ibu yang berstatus sebagai ibu rumah tangga tersebut menolak memberikan sejumlah uang yang diminta pelaku.

Baca Juga: Gempur Judi Online, OJK Blokir 33.252 Rekening Bank

Kasus ini menambah daftar panjang dampak destruktif dari judi online yang merambah hingga ke lingkup keluarga.

Pihak kepolisian bergerak cepat mengumpulkan keterangan saksi dan sejumlah petunjuk di lapangan guna memperkuat bukti-bukti atas tindakan pelaku.

Saat ini, AF telah berada di Mapolres Lahat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Atas aksi pembunuhan sadis ini, pelaku terancam hukuman berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Pihak kepolisian juga terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain di balik perilaku agresif pelaku tersebut.

Load More