Suara.com - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Klas I Kedungpane Semarang dan kepolisian menggeledah 37 orang pengunjung narapidana terorisme penghuni lapas itu.
Kepala Pengamanan LP Klas I Kedungpane Semarang Maliki di Semarang, Selasa (5/8/2014), mengatakan penggeledahan terhadap diri serta barang bawaan rombongan pembesuk tersebut bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Selain makanan tidak diizinkan dibawa masuk," katanya.
Ia menjelaskan 37 orang asal Solo tersebut bertujuan mengunjungi tiga narapisana teroris, yakni Joko, Suranto, dan Sawat.
Dari keterangan yang disampaikan, lanjut dia, rombongan pembesuk tersebut merupakan kerabat ketiga narapidana teroris itu.
Menurut dia, rombongan tersebut diberi kesempatan seperti pengunjung lain yang membesuk hingga pukul 12.00 WIB.
Di dalam LP, lanjut dia, para pembesuk ini menempati lokasi di ruang terbuka dengan menggunakan tikar untuk duduk bersama.
Langkah antisipasi lain, kata dia, pihak LP meminta bantuan pengamanan dari kepolisian sebagai upaya preventif. Sementara itu, puluhan polisi berjaga di depan pintu masuk LP Kedungpane Semarang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
Kejagung 'Banjir' Alat Bukti Korupsi MBG, Upaya Sony Sonjaya Jadi JC Berakhir Sia-sia?
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Jaksa Kukuh Sebut Pembelian Chromebook Nadiem Kemahalan
-
Tak Layak Jadi Justice Collaborator! Kejagung: Sony Sonjaya Pelaku Utama Jual Beli Titik SPPG
-
Sufmi Dasco Sebut Narasi Indonesia Runtuh Sengaja Digoreng: Padahal Ekonomi Kita Kuat
-
Kasus Suap Bea Cukai Rp71 Miliar Masuk Pengadilan, Tiga Pejabat DJBC Segera Disidang
-
Prabowo Sebut NU Ada di Mana-mana: Kabinet Merah Putih Banyak NU, Tak Pernah Kalah
-
Deddy Sitorus Tantang Gibran Klarifikasi Dugaan Suap ke Pengurus BEM UBK