Suara.com - Petugas gabungan dan relawan membersihkan ratusan ton sampah di sepanjang pantai objek wisata laut Kabupaten Sukabumi mulai dari Pantai Ujunggenteng sampai Cibangban.
"Kebanyakan sampah yang menumpuk berasal dari wisatawan dan rumah makan di pesisir pantai. Saat ini kami sedang mencicil pembersihannya," kata Seketaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi, Kamis (7/8/2014).
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas kebersihan setempat dalam hal penanggulangan sampah yang menumpuk di pantai pascakedatangan ribuan wisatawan ke objek wisata laut di Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, ia mengakui bahwa untuk membersihkan sampah ini merupakan tanggung jawab dinas, namun demikian pihaknya juga berterima kasih kepada relawan yang telah ikut bergotong royong membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh wisatawan.
"Yang terpenting saat ini bagaimana mengembalikan kembali kebersihan pantai yang ada di Kabupaten Sukabumi dan kami juga meminta kepada seluruh pemilih warung, tempat makan dan warga pesisir ikut bersama-sama membersihkan tempat wisata ini agar pantai selatan ini masih tetap menjadi tempat tujuan wisata pelancong," tambahnya.
Di sisi lain, Jujun juga mengimbau kepada pengusaha rumah makan, warung dan wisatawan agar selalu membiasakan membuang sampah pada tempatnya, karena selain objek wisata laut juga merupakan tempat mata pencarian ribuan nelayan di Sukabumi.
Jika kondisinya tercemar sudah dipastikan akan banyak yang dirugikan dan tidak hanya nelayan, sebab pengusaha di bidang perikanan, rumah makan dan warungpun akan mendapatkan dampaknya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
Pilihan
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Siapa Dua Pimpinan DPRD Sumsel yang Rumdinnya Direncanakan Punya Meja Biliar Ratusan Juta?
-
Tragedi Longsor TPST Bantar Gebang: 3 Tewas Tertimbun, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
Terkini
-
Pastikan Penegakan Hukum Tepat Sasaran, Komisi III akan Sosialisasikan KUHP Baru ke Semua Kapolres
-
Tembus 3.264 Aduan: Jabar, Sumut, dan Kalteng Jadi Provinsi Paling Rawan Konflik Agraria
-
Cek Agenda Kenegaraan Besok, Nuzulul Qur'an di Istana Merdeka Bersama Quraish Shihab
-
Sidang Putusan Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Bakal Digelar Rabu Mendatang
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Kuasa Hukum Nilai Instrumen Negara Digunakan untuk Perang Dagang
-
Perbaikan Tanggul Samping Pasar Cipulir Dikejar Tayang, Target Rampung H-5 hingga H-3 Lebaran
-
TB Hasanuddin Sebut Pengumuman Siaga 1 TNI Aneh: Bikin Rakyat Gelisah
-
Komnas HAM Soroti Polisi Terlalu Cepat Masuk ke Sengketa Tanah: Rawan Kriminalisasi Warga
-
Pemudik Tak Perlu Khawatir, Polda Metro Pastikan Stok BBM Lebaran Aman dan Melimpah
-
Anggota DPR Sebut Penetapan Tersangka Nabilah O'Brien Sebagai Preseden Buruk Hukum Indonesia