Suara.com - Kesalahan penulisan nama pihak termohon, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2014, tidak akan berpengaruh secara substansi.
Hal itu ditekankan Sekretaris Jenderal MK Janedjri M Gaffar, saat dihubungi jurnalis, Jakarta, Kamis (7/8/2014).
"Secara substansial tidak ada, itu kan bukan putusan," katanya.
Menurutnya, kesalahan ini hanyalah sebuah kesalahan penulisan. Dalam waktu dekat, Janedjri mengatakan, tulisan itu akan diperbaiki.
"Kita akan sempurnakan. Terimakasih atas masukannya," ujar Janedjri.
Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) melakukan kesalahan penulisan nama-nama untuk pihak termohon dalam gugatan, yaitu nama seluruh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Penelusuran suara.com, dalam risalah perkara yang teregister nomor 01/PHPU.PRES/XII/2014, ada sejumlah kesalahan penulisan nama Komisioner KPU.
Risalah ini bisa dilihat di laman resmi MK, di www.mahkamahkonstitusi.go.id. Nama-nama tersebut berbeda tulisannya dengan yang tertulis di laman resmi KPU, www.KPU.go.id.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Militer AS Gunakan AI Claude Serang Iran, Padahal Trump Sudah Putus Hubungan dengan Pemiliknya
-
Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI Try Sutrisno di TMP, Langit Kalibata 'Menangis'
-
Waspada Lonjakan Mendadak! Polri Siapkan 161 Ribu Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
-
Analis: Stok Pencegat Rudal AS Menipis, Kapal Perang dan Tanker di Selat Hormuz Jadi Incaran
-
Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Operasi Ketupat 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahmad Muzani Ungkap Pesan Terakhir Try Sutrisno: Ingin Amandemen UUD 45
-
Israel Tingkatkan Serangan ke Lebanon Buntut Roket dan Drone Hizbullah