Suara.com - Aksi pembukaan kotak suara oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah penetapan Presiden dan Wakil presiden terpilih terus berbuntut panjang.
Hal ini disebabkan adanya berbagai tudingan yang menuduh KPU melakukan hal tersebut bukan atas perintah Mahkamah Konstitusi (MK) dan juga tidak dihadiri oleh saksi dari pasangan calon presiden nomor urut satu, Prabowo - Hatta.
Ketua KPU, Husni Kamil Malik, menyatakan hal itu sah menurut MK.
"MK sudah memutuskan itu benar, dan kita merujuk pada peraturan MK No 4 tahun 2014, di sana terutama pada padal 29 diwajibkan termohon memberi keterangan yang dilengkapi dengan alat bukti. Alat bukti itu ada dalam kotak suara dan sudah diuji, dan Mahkamah menyatakan itu sah, jadi apalagi yang dipersoalkan, jadi kalau sudah tidak ada masalah jangan dipermasalahkan lagi," jelas Husni di Kantor Kementerian Agama Jakarta, Jumat (8/8/2014).
Husni mengatakan, pihaknya sudah mengundang para saksi dari kedua pasangan calon, namun keduanya mempunyai hak untuk tidak menghormati undangan tersebut, tetapi tidak menghalangi proses pembukaan terhadap kotak suara tersebut.
Karena itu, Husni menilai, pihaknya tidak melakukan pelanggaran atau menghilangkan sejumlah suara seperti yang dituduhkan kepada pihaknya.
"Kehadiran saksi apabila sudah diundang, apabila tidak hadir itu adalah hak saksi tersebut, mau hadir atau tidak, itu tergantung dia," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka
-
Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima