Suara.com - Maraknya pemberitaan mengenai kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) membuat warga di kawasan RT 10 RW 06 Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur menjadi ekstra waspada. Mereka menggelandang sekelompok pemuda yang meminta sumbangan secara paksa ke permukiman warga, pada hari Jumat (8/8/2014) malam waktu setempat.
Menurut pengakuan Ketua RT setempat, kelompok yang berjumlah 20 orang tersebut mendatangi rumah warga dan memaksa warga memberikan sumbangan.
"Ada 20 orang yang ditangkap. Jadi warga curiga karena tanpa salam masuk bergerombol sebanyak 12 sampai 15 orang dari pintu ke pintu dan meminta sumbangan atas nama sumbangan dana pembangunan masjid," kata Ketua RT 10 Sugiharto saat dihubungi suara.com.
Sugiharto menambahkan, warga resah lantaran para penarik sumbangan meminta secara paksa. Bahkan, menurut pengakuannya, mengutip kesaksian sejumlah warga, para penarik sumbangan meminta lebih jika sumbangan yang diberikan dirasa kurang.
"Warga tahu perda 2006 kalo yang namanya sumbangan tanpa ijin rt atau rw ditolak, tapi mereka maksa lalu diusir, masuk lagi ke rumah lain, memaksa. Ada yang ngasih 5,000 tapi katanya kurang," sambung Sugiharto.
Akhirnya, setelah berkoordinasi dengan dirinya, warga pun beramai-ramai menangkap dan menggelandang mereka ke rumah Ketua RW setempat. Saat ini, mereka sedang ditanyai identitas dan dari mana mereka berasal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan