Suara.com - Petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova dinobatkan sebagai atlet perempuan terkaya di dunia. Berdasarkan data yang dirilis Forbes, Sharapova mempunyai kekayaan 24,4 juta dolar Amerika. Dari jumlah kekayaannya itu, hanya 2,2 juta dolar Amerika yang berasal dari jerih payahnya di lapangan tenis.
Sebagian besar harta kekayaan Sharapova justru didapat dari luar lapangan tenis seperti bintang iklan dan juga penjualan produk yang menggunakan namanya sebagai merek. Secara keseluruhan, atlet tenis mendominasi daftar 10 atlet perempuan terkaya di dunia.
Posisi tiga besar atlet perempuan terkaya di dunia dikuasai oleh atlet tenis. Setelah Sharapova, posisi kedua ditempati petenis Cina, Li Na dengan kekayaan 23,6 juta dolar Amerika di mana 18,6 juta dolar pemasukan di luar tenis. Sedangkan posisi tiga ditempati petenis Amerika Serikat, Serena Williams dengan kekayaan 22 juta dolar Amerika.
Sedangkan posisi empat ditempati mantan atlet ski es dari Korea yaitu Kim Yuna dengan kekayaan 16,3 juta dolar Amerika disusul pebalap race car Danica Patrick dengan kekayaan 15 juta dolar Amerika. Petenis putri lainnya yang masuk dalam daftar 10 besar adalah Vicroria Azarenka di posisi 6 dengan kekayaan 11,1 juta dolar Amerika.
Posisi tujuh ditempati petenis Denmark, Caroline Wozniacki dengan kekayaan 10,8 juta dolar Amerika disusul petenis Polandia, Agnieszka Radwanska dengan 6,8 juta dolar Amerika. Petenis perempuan dengan posisi paling rendah adalah Anna Ivanovic di urutan sembilan dengan kekayaan 6,4 juta dolar Amerika. Posisi juru kunci ditempati pegolf Paula Creamer dengan kekayaan 5,5 juta dolar Amerika. (LATimes)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara