Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Istu Hari Winarto mengusulkan oknum polisi yang terbukti terlibat praktik pungutan liar di sekitar Jembatan Comal Pemalang dilarang bertugas di Satuan Lalu Lintas.
"Sementara tidak akan ditugaskan di lalu lintas, mungkin selama beberapa tahun," kata Istu di Semarang, Selasa (19/8/2014).
Istu mengaku kecewa dengan perilaku sejumlah oknum yang tidak menghiraukan peringatan dan imbauan yang sudah sering disampaikan tersebut.
Meski demikian, ia juga mengharapkan perbaikan mental masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan bermotor agar tidak terbiasa memberikan sesuatu kepada petugas.
"Ada yang tiba-tiba meletakkan uang di hadapan petugas, kasihan petugas yang sudah sungguh-sungguh bekerja," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, mental masyarakat juga harus ikut berubah. Ia juga telah meminta para pimpinan satuan di seluruh wilayah untuk menggencarkan sosialisasi yang isinya imbauan agar tidak memberikan sesuatu pada petugas.
"Jadi jangan sampai ada lagi pemberi atau penerima suap," katanya.
Selain di Pemalang, Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Tengah juga mengungkap terjadinya pungutan liar di Kota Semarang.
Dua oknum polisi anggota Polrestabes Semarang terbukti terlibat dalam praktik pungutan liar terhadap pengemudi kendaraan berat di sekitar bundaran Kalibanteng Semarang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba