Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie memastikan tidak ada lagi polemik tentang desakan untuk penyelenggaraan Musyawarah Nasional setelah usainya pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.
Usai memimpin rapat pleno Partai Golkar Sumut di Medan, Sumatera Utara, Selasa (19/8/2014), Aburizal juga membantah adanya desakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dalam mengganti kepemimpinan di Partai Golkar.
"Tidak ada polemik, begitu juga munaslub. Siapa yang mau munaslub?," katanya.
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, secara konstitusi kepartaian, dalam munas sebelumnya telah disepakati untuk memperpanjang periode kepengurusan di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie menjadi enam tahun.
Dengan keputusan tersebut, seluruh elemen Partai Golkar telah menyetujui bahwa penyelenggaraan munas selanjutnya akan dilaksanakan pada tahun 2015.
Secara faktual, 31 pimpinan DPD Partai Golkar tingkat provinsi di Indonesia juga telah menyampaikan dukungan untuk menjalankan hasil kesepakatan dalam munas sebelumnya.
"Saya sudah berkeliling ke beberapa daerah dan mengikuti pertemuan. 31 DPD sudah membuat pernyataan untuk mendukung keputusan munas yaitu Munas VI dilaksanakan pada 2015," katanya.
Idrus Marham enggan mengomentari tentang keinginan Soksi yang merupakan salah satu sayap Partai Golkar agar munas parpol berlambang pohon beringin itu dilaksanakan pada 2014.
"Itu tanyakan ke pak Ade Kamaruddin (Ketua Umum Soksi), jangan saya yang ditanya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara