Suara.com - Satu pesawat pembawa 20 jasad warga Malaysia korban Penerbangan MH17, yang jatuh di Ukraina pada Juli lalu, lepas landas dari Amsterdam untuk ke Kuala Lumpur Kamis (21/8/2014).
Tidak ada upacara khusus melepas keberangkatan pesawat dari bandara Schiphol, kata kantor berita Belanda, ANP.
Rencananya, Raja Malaysia, Perdana Menteri Malaysia dan para pejabat akan menjemput jasad para korban di Bandara Internasional Kuala Lumpur.
"Juga akan ada kegiatan mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati para korban," kata Wakil Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin.
Selanjutnya, ujar Muhyiddin, seluruh jasad korban akan dibawa ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan oleh keluarga mereka.
Seperti diketahui Pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh pada 17 Juli lalu saat melintas Ukraina Timur. Sejatinya pesawat tersebut bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur.
Lebih dari 220 orang tewas dalam insiden itu. Para korban terdiri dari 193 orang Belanda dan 43 warga Malaysia, termasuk 15 awak anggota, dan 12 warga negara Indonesia. (Antara).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Palmerah, Pengendara Motor Hilang Kendali dan Jatuh Hingga Tewas di Tempat
-
Gus Ipul Instruksikan Jajaran Kemensos Kerja Berbasis Data dan Membumi
-
Menimbun Pangan atau Naikkan Harga Saat Ramadan? Bisa Dipenjara 5 Tahun Lebih!
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana