Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon menekankan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tidak akan menjabat posisi Ketua Umum PDIP yang akan ditentukan melalui kongres partai selanjutnya.
"Tidak lah, Pak Jokowi jadi Presiden saja. Biar PDIP sebagai partai pengusung utama, bekerja sama bersinergi saja (dengan pemerintah)," kata Effendi di Jakarta, Sabtu, (30/8/2014).
Effendi mengatakan meskipun Jokowi merupakan kader PDIP, namun mantan Wali Kota Solo itu sebaiknya fokus mengimplementasikan visi-misinya dalam pemerintahan mendatang.
Dia menyatakan pada dasarnya PDIP memiliki banyak lapisan kader muda ditingkatan ranting. Namun dia mengatakan bahwa peluang Megawati Soekarnoputri kembali menjabat sebagai ketua umum juga sangat besar.
"Peluang ibu Mega menjadi ketua umum lagi sangat besar," kata Effendi Simbolon.
Effendi berseloroh saat ini Megawati bak calon tunggal Ketua Umum PDIP selanjutnya.
"Calonnya ada tiga, pertama ibu Mega, kedua ibu Mega, ketiga ibu Mega," seloroh dia.
Sementara itu Effendi mengungkapkan waktu pelaksanaan kongres PDIP akan ditentukan nanti, setelah Rakernas PDIP yang bakal dilaksanakan pekan ketiga bulan September 2014. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi