Suara.com - Gambar presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai dijual ke sejumlah sekolah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (1/9/2014).
"Sebuah penerbit menawarkan gambar presiden dan wakil presiden terpilih untuk dipasang di sejumlah ruangan sekolah " kata Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jember Kidul 3, Adi Purwanto.
Padahal pasangan Jokowi-JK pelantikan presiden dan wakil presiden baru dijadwalkan pada 20 Oktober 2014.
"Kami menerima sebanyak delapan paket poster presiden dan wakil presiden terpilih dengan berbagai ukuran yang ditawarkan dengan harga Rp150 ribu. Pihak guru sempat menawar Rp100 ribu, namun tidak diberikan," tuturnya.
enurut dia, pihaknya belum menerima instruksi dari Dinas Pendidikan Jember untuk membeli poster Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-JK, sehingga pihak sekolah akan mengembalikan poster tersebut kepada pihak penerbit yang datang ke sekolah.
"Kami tidak akan membeli gambar itu karena biasanya gambar presiden dan wakil presiden asli yang dipasang di sejumlah lembaga pendidikan terdapat logo resmi sekretaris negara," katanya.
Berdasarkan nota kosong yang ditinggalkan bersama gambar presiden dan wakil presiden tersebut tercatat percetakan atau penerbit yang membuat gambar tersebut berada di Kabupaten Lumajang.
"Pihak penerbit atas nama Warna Warni tersebut berlokasi di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang dan mereka memaksa agar pihak sekolah untuk membelinya, namun kami tetap menolak dan akan mengembalikannya," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi