Suara.com - Setelah diperiksa sekian kali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu menurut KPK terkait dua hal.
“Berkaitan dengan penyalahgunaan kewenangan dan dugaan pemerasan,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, di gedung KPK, Rabu (3/9/2014).
Berkaitan dengan itu Bambang menambahkan, dugaan korupsi dan pemerasan itu diduga dilakukan untuk mendapatkan dana operasional menteri yang lebih besar.
“Pasca menjadi menteri, diperlukan dana operasional menteri yang lebih besar dan untuk mendapatkan dana yang lebih besar dari dana yang dianggarkan, dilakukan beberapa hal kepada orang-orang yang di dalam. Supaya dana operasional jauh lebih besar,” tambah Bambang.
“Misalnya sebagai contoh, peningkatan atau pendapatan yang bersumber dari feedback dari kegiatan satu pengadaan atau jasa konsultan. Misalanya juga, pengumpulan dari rekanan dana-dana dari program-program tertentu. Atau dilakukan beberapa kegiatan rapat-rapat yang sebagian besar rapat itu fiktif,” lanjut Bambang.
Bambang menambahkan, dana-dana dari yang terkumpul tersebut menurut hasil penyidikan bisa dikategorikan penyelewangan dengan nilai sekitar Rp9,9 Miliar.
“Yang menurut hasil penyelidikan bisa dikualifikasi sebagai penyahagunaan, nilainya itu untuk sementara sekitar Rp9,9 Miliar,” tutup Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Penipuan Investasi Daring di Batam
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok