Suara.com - Warga di Dusun Gunung Sari, Desa Sambirejo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai dilanda kekeringan. Mereka mulai menggunakan air tabungan yang ditampung dari air hujan musim lalu.
"Saat ini warga mencoba bertahan dengan membeli air jerigen atau dari tanki swasta. Beberapa warga bahkan mulai menggunakan air tabungan dari hujan musim lalu," kata warga Dusun Gunung Sari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan Sambirejo Poniman, Kamis (4/9/2014).
Menurut dia, warga sangat mengharapkan adanya pasokan air dari pemerintah karena untuk membeli air bersih dirasa sangat berat.
"Harga satu tanki air bersih dengan kapasitas 5.000 liter mencapai Rp110 ribu dan kadang bisa lebih. Sedangkan pipa jaringan air saat ini banyak yang rusak, sehingga tidak bisa mengalirkan air hingga di dusun ini," ungkapnya.
Ia mengatakan, kekeringan tersebut juga mengakibatkan tanaman di ladang maupun pekarangan banyak yang mati.
"Hutan di sekitar dusun juga sudah kering dan meranggas," ucapnya.
Poniman mengatakan, selain untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, air bersih juga digunakan untuk memberi minum hewan ternak.
"Ternak sapi dan kambing juga butuh air, sekarang kondisinya sudah kering semua, sehingga pakan ternak maupun air bersih sudah sulit didapat," tuturnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan