Suara.com - Amerika Serikat (AS) mengatakan telah membentuk sebuah "koalisi inti" untuk memerangi organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak. AS meminta dukungan dari negara-negara sekutu dan mitranya untuk tujuan tersebut, namun mengesampingkan rencana mengerahkan pasukan darat.
Kami perlu menyerang mereka dengan jalan untuk mencegah mereka mengambil alih wilayah, memperkuat pasukan keamanan Irak dan lainnya di wilayah di mana kami siap menghadapi mereka, tanpa harus menerjunkan pasukan kami sendiri," kata Menteri Luar Negeri AS John Kerry, hari Jumat (5/9/2014).
"Secara jelas saya pikir ini benang merah yang perlu diketahui oleh semua yang ada di sini: tak ada pasukan darat," tukas Kerry.
Pernyataan itu disampaikan Kerry dalam sebuah pertemuan dengan menteri luar negeri dan menteri pertahanan dari 10 negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Wales. Kesepuluh negara tersebut adalah AS, Inggris, Prancis, Jerman, Kanada, Australia, Turki, Italia, Polandia, dan Denmark. Mereka membahas strategi untuk mengatasi ISIS yang sudah menguasai sejumlah besar wilayah di Irak dan Suriah. (Reuters)
Berita Terkait
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini