Suara.com - Ari Wibowo, laki-laki berusia 34 tahun yang nekat membakar dirinya pada Sabtu (6/9/2014) dini hari, akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang. Ari nekat membakar dirinya sendiri karena diduga mengalami depresi.
Direktur Umum dan Operasional RS Dr. Kariadi Semarang Darwito di Semarang, Minggu (7/9/2014), mengatakan korban mengalami luka bakar sekitar 80 persen.
"Yang terbakar memang hanya di luar, tapi dampaknya parah," katanya.
Menurut dia, luka bakar tersebut menyebabkan korban yang warga Jalan Kangguru, Semarang itu, mengalami dehidrasi. Cairan tubuh yang menghilang tersebut, kata dia, berujung pada kematian.
Sebelumnya, Ari nekat membakar dirinya di persimpangan Jalan Gajah Raya dan Jalan Majapahit Semarang pada Sabtu (6/9/2014) dini hari. Ari diduga nekat membakar diri karena depresi menyusul kondisi ibunya yang sakit.
Kepolisian Sektor Gayamsari Semarang telah memintai keterangan keluarga serta tetangga korban dalam kejadian itu. Menurut polisi, peristiwa tersebut murni dilakukan oleh korban karena tekanan masalah keluarga. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara