News / Internasional
Selasa, 09 September 2014 | 07:15 WIB
Petugas kepolisian menutup area terjadinya ledakan bom di Santiago, Chile, Senin (8/9/2014). (Reuters/Ivan Avarado)

Suara.com - Bom meledak di stasiun bawah tanah Escuela Militar, Santiago, Chile, Senin (8/9/2014) waktu setempat. Sebanyak delapan orang terluka.

Juru bicara Kepolisian Nasional Chile, Mario Rozas, mengatakan korban ledakan yang terjadi jam 02.00 waktu setempat itu, umumnya orang-orang yang berada di restoran. Korban berusia 30 tahun sampai 65 tahun.

CNN Chile melaporkan bom tersebut tadinya diletakkan di tempat sampah yang ada di area terbuka di stasiun tersebut.

Setelah kejadian, layanan kereta tetap berjalan, meski kereta tidak lagi berhenti di stasiun tersebut.

Setiap hari, stasiun ini digunakan tak kurang dari 150 ribu orang.

Sejauh ini, belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman itu.

Álvaro Elizalde, juru bicara pemerintah, menyebut pemboman itu sebagai "aksi terorisme." Ia mengatakan pemerintah akan menyelidiki kasus ini. (CNN)

Tag

Load More