Bola / Bola Dunia
Minggu, 07 Juni 2026 | 10:49 WIB
Rafael Leao jadi sorotan dalam laga Portugal vs Chile. [Instagram AC Milan]
Baca 10 detik
  • Rafael Leao menerima kartu merah karena menampar pemain Chile saat laga uji coba internasional pada 7 Juni 2026.
  • Insiden tersebut memicu sorotan negatif terhadap perilaku Leao menjelang perhelatan akbar Piala Dunia tahun 2026 mendatang.
  • Leao menyatakan keinginan meninggalkan AC Milan untuk mencari tantangan baru di liga lain pada bursa transfer ini.

Suara.com - Sorotan negatif menghampiri penyerang sayap Timnas Portugal, Rafael Leao, menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Winger lincah tersebut bertindak emosional hingga berujung kartu merah saat memperkuat negaranya dalam laga uji coba FIFA Matchday menghadapi Chile pada Minggu (7/6/2026).

Pertandingan pemanasan yang sejatinya ditujukan untuk menguji kesiapan tim justru diwarnai insiden keributan yang melibatkan Leao menjelang akhir babak pertama.

Ketegangan bermula ketika tensi antarpemain di atas lapangan mulai memanas.

Leao yang terpancing emosi dilaporkan melakukan tindakan fisik yang tidak terpuji dengan menampar wajah pemain bertahan Chile, Ivan Ramiro Roman.

Wasit yang memimpin jalannya pertandingan tanpa ragu langsung mengambil keputusan tegas dengan mengusir pemain berusia 26 tahun tersebut keluar lapangan lebih cepat lewat kartu merah langsung.

Pengusiran ini langsung menjadi buah bibir karena dinilai sangat tidak perlu, mengingat laga tersebut hanya berstatus laga persahabatan tanpa adanya tekanan kompetitif yang tinggi.

Insiden kartu merah ini kian memanaskan nama Rafael Leao yang belakangan memang tengah ramai diperbincangkan di lantai bursa transfer.

Sebelum keributan di laga internasional ini terjadi, bintang AC Milan tersebut telah memberikan sinyal kuat mengenai keinginannya untuk segera angkat kaki dari San Siro pada musim panas ini.

Baca Juga: Gaya Rambut Piala Dunia Paling Ikonik: Mohawk Beckham, Kuncung Ronaldo hingga Blonde Neymar

Lewat sesi wawancara bersama Sport TV Portugal, Leao secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk memulai petualangan baru di luar Italia.

“Saya bangga karena telah mencetak sejarah di AC Milan, tetapi saya ingin babak baru. Saya merasa siap bermain di liga lain,” kata Leao, seperti dikutip dari OneFootball.

Pernyataan blak-blakan dari pemain bernomor punggung 10 tersebut seketika memicu ketertarikan dari sejumlah klub raksasa asal Premier League Inggris dan La Liga Spanyol yang mulai memantau kondisinya.

Sejak diboyong dari Lille pada tahun 2019 silam dengan mahar transfer mencapai 49,5 juta euro, Leao telah bertransformasi menjadi salah satu penyerang sayap paling menakutkan di Serie A.

Selama membela panji I Rossoneri, ia telah mengemas kontribusi luar biasa berupa 80 gol dan 59 assist dari total 335 penampilan di semua kompetisi.

Namun kini, masa depannya di Kota Mode berada dalam ketidakpastian besar seiring tindakannya yang tidak disiplin di laga internasional serta hasratnya untuk mencari tantangan baru.

Load More