Suara.com - Belum hilang dari ingatan gambar rekaman video pemenggalan dua jurnalis Amerika di tangan algojo kelompok militan ISIS, kini muncul lagi foto yang disebar melalui jejaring sosial, dimana seorang berpakaian putih memamerkan kepala buntung di depan anak-anak.
Gambar itu diunggah pertama kali oleh pemilik akun Twitter bernama Mujahidah Bint Usama. Dalam gambar itu diperlihatan bagaimana seseorang yang diyakini seorang dokter perempuan asal Inggris dengan menutup wajahnya, mencengkram kepala korban pemenggalan.
Keterangan foto itu tertulis: “Pekerjaan hebat.. Dokter Teroris,” yang dibumbui dengan ikon hati dan ikon senyum.
Akun itu juga mengutip pernyataan salah seorang pemimpin Alqaeda Anwar al-Awlaki.
“Menghindari jalan Jihad tidak akan menyelamatkanmu dari kematian. Kamu bisa mati sebagai pengecut, atau mati sebagai martir,” tulis akun itu.
Sebelumnya badan intelijen Inggris, M15, mendeteksi lebih dari 30an warga Inggris ikut bergabung dengan kelompok teror itu.
Mereka yang mulai beken karena diduga melakukan perbuatan keji salah satu diantaranya yakni dijuluki sebagai John Jihad, yang dikenal sebagai penyayi rap. Dia dipercaya sebagai algojo pemenggal James Foley dan Steven Sotloff.
Selain John, juga ada dua gadis remaja bersauda Salma (18) dan Zahra (18) asal Manchester yang diyakini baru saja mengancam akan memenggal kepala PM Inggris David Cameron serta mengejek kebijakan Inggris untuk mencabut status kewarganegaraan mereka.
Seorang lagi yakni Sally Jones (45) yang belakangan diketahui menyusup ke Suriah dan bergabung dengan ISIS.
Sally sempat menulis twitt ancaman: “Semua penganut Kristen harus dipenggal dengan pisau dan diarak keliling Raqqa (Suriah). Datanglah. Saya akan melakukannya,” tulis Sally. (dailystar)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?