News / Internasional
Selasa, 09 September 2014 | 15:00 WIB
Seorang anggota ISIS di Mosul, Irak (Reuters).

Suara.com - Perdana Menteri Inggris David Cameron memastikan telah mengirimkan senjata kepada komunitas Kudir di Irak Utara yang memerangi ISIS.

Amunisi itu dikirim melalui kelompok pejuang Albania dan diteruskan kepada para pejuang Peshmerga yang tengah bertempur melawan militan ISIS. Selain senjata, Inggris juga akan melatih mereka.

“Saya telah mengatakan, kita akan merespon positif permintaa mereka untuk memasok langsung (senjata) dan kita telah menyiapkannya untuk perlengkapan senjata, seperti yang Jerman dan negara lain akan lakukan,” seru David Cameron di London, Selasa (9/9/2014).

Dia juga mengungkapkan kalau pelatihan dan mentoring buat satu battalion (sekitar 1.000 orang) Peshmerga dengan alasan tugas penting memerangi ISIS.

Cameron juga mengaku telah berbicara dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon soal desakan dibentukan aliansi internasional melawan ISIS.

Sebelumnya Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris telah mengangkut amunisi yang disediakan oleh sekutu dan peralatan non-mematikan buat pemerintah daerah di Irbil.

Peralatan itu termasuk 10 ton pelindung tubuh dari Inggris. Baru kali ini Inggris akhirnya memutuskan mengirimkan amunisi. (Mirror/Reuters)

Load More